Rkvartir

Tips Dan Trik Travel Indonesia
Artikel

Gua Rancang Kencono Nilai Sejarah Gunungkidul

Gua Rancang Kencono Nilai Sejarah Gunungkidul Gua Rancang Kencono Nilai Sejarah Gunungkidul

Gua Rancang Kencono Nilai Sejarah Gunungkidul – Gunungkidul merupakan salah satu kabupaten yang daerahnya termasuk dalam Kawasan Karst Pegunungan Sewu dengan bentang alam yang unik. Selain fenomena di permukaan (eksokarst) yang berbentuk perbukitan karst, di Gunungkidul juga terdapat fenomena di bawah permukaan (endokarst) yang berbentuk sungai bawah tanah, lembah, telaga, sampai luweng dan gua. Karena itu tak heran kalau Gunungkidul mempunyai banyak gua yang tersebar di perut bumi. Salah satu gua yang sanggup dimasuki siapa saja tanpa peralatan khusus ialah Gua Rancang Kencono yang terletak di Desa Wisata Bleberan.

Lokasi Gua Rancang Kencono Gunungkidul

 

Gua Rancang Kencono Nilai Sejarah Gunungkidul Gua Rancang Kencono Nilai Sejarah Gunungkidul

Lokasi Goa Rancang Kencono atau banyak ditulis juga Gua Rancang Kencana terletak di Padukuhan Menggoran Desa Bleberan Kecamatan Playen Kabupaten Gunungkidul Yogyakarta. Koordinat GPS Goa Rancang Kencono S7�56′ 56.71″ E110� 29′ 33.61″ .

Untuk memasuki Gua Rancang Kencono cukup menuruni tangga kerikil yang sudah dibangun semenjak dulu. Sebatang pohon klumpit yang tingginya sudah melampaui atap gua menyambut dengan gagahnya. Lubang besar akhir lapuk terlihat di batang pohon menjadi penanda usianya yang sudah renta.

Gua Rancang Kencono mempunyai sebuah pelataran atau ruang yang luas dan sanggup dipakai untuk mengadakan pertemuan. Stalaktit tampak menghiasi langit-langit gua, banyak diantaranya sudah mati sehingga tidak terlihat lagi air yang menetes.

Sejarah Gua Rancang Kencono

Gua Rancang Kencono Nilai Sejarah Gunungkidul Gua Rancang Kencono Nilai Sejarah Gunungkidul

Berdasarkan buku “Mozaik Pusaka Budaya Yogyakarta” yang disusun oleh Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala Yogyakarta, Gua Rancang Kencono merupakan gua purba sejajar dengan Gua Braholo yang terdapat di Kecamatan Rongkop, hal ini didasarkan pada inovasi artefak dan tulang belulang yang diperkirakan hidup pada ribuan tahun yang lalu.

Gua yang mempunyai ruangan luas dan lapang dengan pohon klumpit (Terminalia edulis) yang diperkirakan sudah berusia lebih dari 2 kala ini pernah dijadikan sebagai daerah persembunyian dan pertemuan Laskar Mataram pada dikala menyusun rencana untuk mengusir Belanda dari Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat. Karena dipakai untuk merancang seni administrasi demi tujuan mulia maka gua ini dinamakan Gua Rancang Kencono.