Rkvartir

Tips Dan Trik Travel Indonesia
Artikel

Olahan Tape Gronjol Dari Gaplek Gunungkidul

Olahan Tape Gronjol Dari Gaplek Gunungkidul Olahan Tape Gronjol Dari Gaplek Gunungkidul

Olahan Tape Gronjol Dari Gaplek Gunungkidul – Gaplek yaitu materi masakan yang diolah yang terbuat dari umbi ketela pohon atau singkong.�Ubi kayu dalam keadaan segar tidak tahan lama. Untuk pemasaran yang memerlukan waktu lama, ubi kayu harus diolah dulu menjadi bentuk lain yang lebih awet, menyerupai gaplek, tapioka (tepung singkong), tapai, peuyeum, keripik singkong dan lain-lain.

Di daerah Gunungkidul gaplek merupakan hasil pertanian yang cukup banyak di tanam oleh para petani Gunungkidul. Olahan gaplek sendiri sangat bermacam-macam salah satunya Nasi tiwul yang� sangat terkenal di masyarakat yang hidup di Pegunungan Kidul yang memanjang dari Gunung Kidul di Yogyakarta hingga daerah kabupaten Pacitan.

Selain itu Gaplek Gunungkidul juga sanggup diolah menjadi Tape Gronjol atau tape gaplek. Jika tape singkong sudah biasa, tape gronjol ini agak berbeda. Meskipun sama-sama berbahan dasar singkong, namun tape gronjol ini memakai gaplek atau singkong yang sudah dijemur hingga kering untuk dibentuk tape.

Cara Membuat Tape Gronjol

Bahan yang di perlukan untuk Cara menciptakan Tape Gronjol adalah:

Gaplek atau singkong yang sudah di keringkanRagi, ragi sanggup dicari di pasar, tempat aneka bumbu dapurAir siapkanlah air secukupnya untuk pembersihan dan perebusan

Alat dalam : Cara menciptakan Tape Gronjol yaitu :

KomporPanciPisauBaskom, diameter 25-30cmTelenanDaun Pisang

Oke kini kita ke Cara menciptakan Tape Gronjol langkah langkahnya yaitu ��:

gaplek dicuci bersih, dipotong dengan ukuran lebih kecil, kemudian direndam satu malam.Gaplek yang telah di rendam kemudian di tiriskan kemudian direbus atau dikukus supaya tetap padat. tujuannya semoga saat menjadi tape tidak lembek dan berair.Setelah matang diangkat dan didinginkan.Hancurkan ragi tape hingga halus kemudian ditaburkan pada gaplek yang telah didinginkan hingga rata.Peramlah gaplek yang telah diberi ragi kedalam ember yang dialasi daun pisang. kemudian ditutup daun pisang yang rapat selama 2 hari 2 malam. bab luar ember sanggup ditutupi dengan kain atau plastik semoga kerapatannya lebih terjamin. Bisa juga di bungkus dengan daun pisang kecil-kecil kemudian di peram.